• umar, abdul, ferryanda.

pride & prejudice


Pak Bennet, orang yang paling menunggu kedatangan om Bingley. Dia selalu bermaksud mengunjungi Pak Bennet. Namun, pak Bennet selalu mengatakan kepada istrinya bahwa dia tidak akan datang, hingga sore setelah kedatanganya, istrinya tidak mengetahui hal tersebut. Akhirnya hal itu diketahui pada kejadian setelahnya saat melihat putri keduanya mengenakan bando.

“Lizzy, mudah mudahan om Bingley menyukainya.” Tutur pak Bennet

“kita tidak tahu seperti apa yang disukai om Bingley, sebelum kita medatanginya” balas istrinya dengan ketus.

“ibu melewatkanya, kalau kita akan bertemu dia di balai dansa dan bu Long akan memperkenalkanya kepada kita.” Kata Elisabeth.

“aku tidak yakin dia akan memperkenalkanya pada kita, padahal dia memiliki dua keponakan. Dia itu egois, perempuan munafik, dan aku tidak suka padanya.” Kata bu Bennet

Pak Bennet berkata “aku juga tidak yakin, dan aku senang kamu tidak bergantung pada belas kasihnya.”

Bu Bennet tidak ingin melanjutkan percakapan. Tetapi karena sudah tak dapat menahan emosinya, kemudian marah kepada salah satu putrinya.

“Kitty, batuknya jangan dibuat buat

“batuknya tidak main main, dia sedang sakit” kata ayahnya

“saya tak membuat buat batukku ini.” Kata Kitty dengan jengkel. “kapan giliranmu berdansa Lizzy?” tanya Kitty

“besok malam” jawabnya.


© English Letters IAIN Surakarta 2016

Address

Gedung E Lt 2 R. 204

Jl. Pandawa Pucangan Kartasura Sukoharjo 57169

Central Java

Indonesia

 

Socialize with us

  • facebook-square
  • Twitter Square
  • youtube-square
  • Instagram - Black Circle