• Nurul Kharimawati, Anisa Rachmawati

Translation Pride and Prejudice-4c


Pak Bennet termasuk salah satu orang yang telah menunggu Pak Bingley. Dia selalu ingin mengunjungi si pendatang baru itu, tetapi ia berbohong pada istrinya untuk tidak akan pergi, hingga malam hari setelah dia mengunjungi si pendatang itu, Bu Bennet tetap tidak mengetahuinya. Hal itu baru terungkap setelah percakapan berlangsung. Ketika melihat putri keduanya sedang menghias topi, tiba-tiba Pak Bennet berkata: “Semoga Pak Bingley menyukainya, Lizzy.” “Kita tidak tahu apa yang disukai Pak Bingley,” kata Bu Bennet kesal “karena kita belum mengunjunginya.” “Tapi kamu lupa, Mama,” kata Elizabeth, “kita akan menemuinya di sebuah pertemuan, dan Ibu Long berjanji untuk memperkenalkannya.” “Aku tidak percaya Ibu Long akan melakukan hal seperti itu. Dia memiliki dua keponakan. Dia adalah seorang wanita yang egois, munafik, dan saya tidak memiliki pendapat tentang dia.” “Apa lagi aku,” kata Pak Bennet; “Dan aku senang menemukanmu tidak bergantung padanya untuk melayanimu.” Bu Bennet berkeinginan tidak membalas, tetapi, karena tidak mampu menahan diri, ia mulai memarahi salah satu putrinya. “Jangan batuk terus, Kitty, demi Tuhan! Tunjukkanlah sedikit belas kasihan pada penyakit sarafku. Kamu merobeknya hingga berkeping-keping.” “Kitty tidak punya kesopanan dalam batuknya,” kata ayahnya; “Dia membuat mereka sakit. ” “Aku tidak berpura-pura batuk,” jawab Kitty dengan gelisah. “Kapan pesta dansamu selanjutnya diadakan, Lizzy?” “Besok dua minggu lagi.” “Ya, begitulah.” teriak ibunya, “dan Ibu Long tidak kembali sampai hari sebelumnya; jadi tidak mungkin baginya untuk memperkenalkannya, karena dia tidak akan mengenalnya sendiri.”

#Translation

0 views

© English Letters IAIN Surakarta 2016

Address

Gedung E Lt 2 R. 204

Jl. Pandawa Pucangan Kartasura Sukoharjo 57169

Central Java

Indonesia

 

Socialize with us

  • facebook-square
  • Twitter Square
  • youtube-square
  • Instagram - Black Circle